KIM Wonorejo Jadi Rujukan di Jatim, Rahasianya Ada pada Cerita Warga
Kebiasaan mendokumentasikan beragam aktivitas warga membawa KIM Nusantara Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang, Kabupaten Lumajang, menjadi salah satu penghasil berita terbanyak di KIM.ID Jawa Timur (Jatim).
Praktik tersebut kini dibagikan kepada Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) seluruh Jawa Timur melalui forum Cerdas Digital Online (CERDIG), pada Jumat (7/8/2026).
Dalam kegiatan bertema “Pemanfaatan KIM.ID sebagai Media Diseminasi Informasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Jawa Timur”, Ketua KIM Nusantara Desa Wonorejo, Disse Aria Dewi, mengatakan produktivitas KIM Nusantara Wonorejo tidak hanya bertumpu pada banyaknya kegiatan di desa. Pengelola KIM membangun kebiasaan untuk mendokumentasikan aktivitas warga, menemukan sisi yang bermanfaat bagi publik, kemudian mengolahnya menjadi informasi yang mudah dipahami.
Beragam aktivitas menjadi sumber informasi, mulai dari pelayanan kesehatan, pos pelayanan terpadu (posyandu), pemerintahan desa, kegiatan sosial dan keagamaan, pemberdayaan masyarakat, hingga aktivitas keseharian warga.
“Setiap kegiatan di desa sebenarnya memiliki cerita. Tugas kami adalah menangkap cerita itu, mengemasnya menjadi informasi yang mudah dipahami, lalu menyebarkannya agar memberi manfaat bagi masyarakat. Berita desa bukan sekadar laporan kegiatan, tetapi menjadi media edukasi, inspirasi, dan dokumentasi perjalanan pembangunan desa,” ujar Disse di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.
Menurut Disse, konsistensi mendokumentasikan kegiatan menjadi salah satu kunci pengelolaan KIM.ID. Pengelola juga dituntut mampu menemukan nilai dan manfaat dari peristiwa yang terjadi di tengah masyarakat agar informasi yang disajikan tidak sebatas laporan kegiatan.
Pemanfaatan KIM.ID membuat informasi dari Desa Wonorejo dapat menjangkau pembaca yang lebih luas. Kegiatan dan potensi yang sebelumnya lebih banyak diketahui masyarakat setempat dapat dipublikasikan sekaligus disimpan sebagai rekam jejak digital pembangunan desa.
Kepala Desa Wonorejo, Bahrul Rozi, mengapresiasi kepercayaan Diskominfo Provinsi Jawa Timur yang memberikan ruang kepada KIM Nusantara Wonorejo untuk berbagi pengalaman. Menurutnya, produktivitas KIM tumbuh melalui kolaborasi berbagai unsur di desa.
“Kami bersyukur Desa Wonorejo mendapat kesempatan berbagi pengalaman di tingkat Jawa Timur. Ini bukan hanya tentang banyaknya berita yang dipublikasikan, tetapi tentang bagaimana budaya dokumentasi dan komunikasi publik terus tumbuh di desa kami. Setiap kegiatan masyarakat memiliki nilai yang layak dibagikan sebagai informasi yang edukatif, mencerahkan, dan menginspirasi,” ujar Bahrul.
Pemerintah Desa Wonorejo, lanjut Bahrul, akan memperkuat peran KIM sebagai mitra komunikasi publik. KIM tidak hanya berperan menyebarkan informasi, tetapi juga menjadi bagian dari dokumentasi pembangunan dan penguatan literasi digital masyarakat.
“Kami berharap KIM Nusantara Desa Wonorejo terus menjaga semangat berkarya dan menjadi ruang bagi masyarakat untuk menceritakan potensi, inovasi, serta semangat gotong royong yang ada di desa. Dengan begitu, setiap aktivitas positif tidak hanya menjadi dokumentasi, tetapi juga mampu menginspirasi desa-desa lain di Kabupaten Lumajang maupun Jawa Timur,” tambahnya.
Kepercayaan untuk berbagi pengalaman dalam forum tingkat Jawa Timur memperlihatkan peluang jurnalisme komunitas berkembang dari desa. Melalui KIM.ID, aktivitas masyarakat dapat diolah menjadi informasi faktual sekaligus menjadi dokumentasi perkembangan desa.
Praktik yang dijalankan KIM Nusantara Wonorejo diharapkan mendorong KIM lain di Jawa Timur lebih aktif memanfaatkan KIM.ID sebagai kanal diseminasi informasi. Dengan konsistensi dokumentasi dan kepekaan menemukan nilai dari setiap kegiatan, cerita dari tingkat desa dapat menjangkau publik yang lebih luas.
